MEDAN, BBINEWS.COM
Sebanyak 360 jamaah haji Kloter 1 Embarkasi Medan resmi memasuki Asrama Haji Medan pada Selasa (21/4/2026) untuk menjalani rangkaian persiapan akhir sebelum bertolak ke Tanah Suci. Rombongan yang terdiri dari 148 pria dan 212 wanita ini menjadi pembuka gelombang keberangkatan haji tahun ini dari Sumatera Utara.
”Kementrian Haji dan Umrah bertekad sekuat tenaga memberikan pelayanan terbaik. Seluruh permasalahan yang muncul pada tahun-tahun sebelumnya telah kami evaluasi, kaji, dan perbaiki agar tidak terulang kembali,” tegas Kakanwil Kemenhaj Sumut Dr. H. Zulfikar Sitorus. MA.
Keberagaman Usia dan Kesiapan Dokumen
Nazwa Mora Kania Nasution menjadi jamaah termuda dalam kloter ini pada usia 20 tahun asal Medan. Di sisi lain, semangat ibadah juga terpancar dari Sonimin Amat Ngariman, pria berusia 81 tahun asal Binjai yang menjadi jemaah tertua.
Selama berada di asrama, para jamaah wajib melewati serangkaian tahapan pemeriksaan kesehatan yang ketat. Selain itu, panitia membagikan dokumen penting seperti SPMA, paspor, visa, hingga kartu Nusuk sebagai syarat mutlak perjalanan.
”Kalau paspor adalah syarat masuk ke negara Arab Saudi, maka Kartu Nusuk adalah kunci dan identitas wajib untuk memasuki seluruh tempat-tempat suci, baik Masjidil Haram, Arafah, maupun kawasan di Madinah. Untuk itu, kartu ini jangan sampai hilang,” pesan Zulkifli.
Setiap jemaah juga menerima living cost sebesar 750 Riyal dan gelang identitas sebagai pengaman selama berada di Arab Saudi. Proses administrasi ini dilakukan secara maraton agar seluruh kelengkapan boarding pass selesai tepat waktu.
Optimalisasi Pelayanan dan Jadwal Keberangkatan
Sementara itu, para petugas PPHI, TKHI, hingga tim medis terus melakukan pemantapan koordinasi di lapangan. Sinergi antara Ketua Rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu) diperkuat demi menjamin keselamatan jamaah selama perjalanan.
Selanjutnya, jamaah Kloter 1 dijadwalkan mulai melakukan proses boarding di Bandara Kualanamu pada Rabu (22/4/2026) pukul 03.00 WIB dini hari. Keberangkatan ini diharapkan berjalan lancar sesuai dengan jadwal penerbangan yang telah ditetapkan.
Pihak bandara Kuala Namu telah melakukan terobosan layanan dengan memindahkan lokasi tunggu boarding jemaah ke area terminal yang jauh lebih representatif.
Perubahan ini merupakan peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika dulu para jemaah harus bersabar menunggu keberangkatan di dalam bus yang terparkir di area dekat ruangan kargo, kini mereka dapat menikmati fasilitas terminal yang sejuk dan nyaman sebelum naik ke pesawat.
”Ini merupakan peningkatan layanan untuk memberikan kenyamanan lebih kepada jemaah. Tahun ini jemaah langsung diberangkatkan melalui terminal internasional dengan fasilitas garbarata,” tambah Zulkifli.
Setelah Kloter 1 berangkat, aktivitas di asrama haji dipastikan tetap padat dan terjaga. Pasalnya, jamaah haji Kloter 2 dijadwalkan akan menyusul tiba di asrama pada Rabu pagi pukul 06.00 WIB.
Dengan persiapan yang semakin matang dan sistem yang terus diperbaiki, PPIH Embarkasi Medan berharap seluruh proses penyelenggaraan haji berjalan lancar, mulai dari keberangkatan hingga pemulangan.(*)
Reporter: Eko Yuharnanda
Editor: Aroen AR Jambak










