MEDAN, BBINEWS. COM –
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Muhibuddin, SH, MH, memimpin langsung upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di lapangan apel Kejatisu pada Rabu (20/5/2026). Agenda sakral tersebut mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” sebagai pilar pergerakan institusi.
Kegiatan khidmat ini diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU), para koordinator, serta jajaran pegawai Kejatisu. Kehadiran seluruh elemen tersebut menunjukkan soliditas korps adhyaksa dalam memperingati momen bersejarah bangsa.
”Dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita sebagai kompas utama,” ujar Muhibuddin saat membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa delapan misi besar tersebut harus diwujudkan demi menghadirkan perubahan nyata bagi rakyat.
Sejalan dengan arahan tersebut, warga korps adhyaksa dinilai wajib bergerak bangkit sesuai dengan semangat nasionalisme. Upaya ini diimplementasikan melalui penegakan hukum yang profesional serta humanis di wilayah Sumatera Utara.
Selanjutnya, langkah nyata tersebut diharapkan mampu mendukung pencapaian cita-cita pemerintah dalam menciptakan supremasi hukum. Oleh karena itu, keadilan yang dikedepankan harus tetap menyentuh sisi kemanusiaan masyarakat.
Sinergi Forkopimda di Lapangan Astaka
Sementara itu, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Eko Adhyaksono, SH, MH, menghadiri upacara Harkitnas tingkat provinsi di Lapangan Astaka, Deli Serdang. Kehadiran beliau secara khusus adalah untuk mewakili Kepala Kejatisu yang berhalangan hadir.
Upacara tingkat provinsi yang diwarnai pengibaran bendera merah putih tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc. Melalui prosesi ini, Pemprov Sumut mengajak seluruh instansi memperkuat komitmen kebangkitan daerah.
Di sisi lain, agenda ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sumut beserta ratusan prajurit TNI-Polri dan ASN. Selain aparat penegak hukum, tampak hadir pula tokoh masyarakat serta perwakilan pelajar dan mahasiswa se-Sumatera Utara.(*)




