Cegah Penyelewengan Proyek, Pemkot Binjai Minta Pendampingan Hukum Kejati Sumut

MEDAN, BBINEWS.COM –

Walikota Binjai, Drs. Amir Hamzah, menggelar audiensi hukum bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Muhibuddin, SH., MH., di Kota Medan pada Kamis (25/6/2026). Pertemuan strategis ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas pengamanan pembangunan serta pendampingan hukum di wilayah Kota Binjai.

Read More
Promo

​Kehadiran Walikota Binjai dalam acara ini turut didampingi oleh Wakil Walikota Binjai, Sekretaris Daerah, beserta jajaran pejabat jajaran Pemerintah Kota Binjai. Di sisi lain, Kajati Sumut menyambut rombongan dengan didampingi Asisten Pembinaan Herlina Setyorini, SH., MH., Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Nur Handayani, SH., MH., serta Kepala Kejaksaan Negeri Binjai Iwan Setiawan, SH., MH.

​Pertemuan yang berlangsung di ruang transit lantai II Kejati Sumatera Utara tersebut membahas sejumlah agenda penting kedinasan. Salah satu poin utamanya adalah langkah konkret terkait dukungan pengamanan investasi dan pendampingan hukum oleh korps Adhyaksa.

​Langkah preventif ini diambil demi menjamin keberlangsungan seluruh proyek pembangunan fasilitas publik di wilayah Kota Binjai. Melalui kerja sama ini, diharapkan potensi pelanggaran hukum dalam pelaksanaan proyek daerah dapat ditekan sekecil mungkin.

​”Audiensi ini merupakan langkah positif dalam membangun dan menguatkan sinergitas dan koordinasi aktif antara aparat penegak hukum dengan jajaran pemerintah kota Binjai,” ucap Amir kepada Tim Penerangan Hukum Kejati Sumut setelah kegiatan usai.

​Menurut Amir, kolaborasi ini menjadi sangat penting mengingat peran aktif pihak Kejaksaan selama ini di daerah. Kejaksaan dinilai konsisten dalam melakukan pencegahan penyelewengan anggaran hingga pengamanan jalannya pembangunan secara hukum.

​Hubungan kerja sama yang harmonis ini diharapkan dapat terus berlanjut demi kemajuan masyarakat Binjai secara luas.(*)

banner 728x90

Related posts

Promo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *