Bawa Keranda Mayat, Aliansi AMARA SUMUT Kepung DPRD Tuntut Keadilan Rakyat

MEDAN, BBINEWS.COM —

Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Bersatu Sumatera Utara (AMARA SUMUT) menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPRD Sumatera Utara pada Selasa (16/6/2026). Massa gabungan mahasiswa dan masyarakat ini turun ke jalan demi mendesak penegakan keadilan serta kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

‎​Aksi massa yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini dilakukan dengan metode long march melintasi sejumlah rute strategis di Kota Medan. Demonstran berjalan kaki dari Simpang Pelangi, melewati Kantor Bank Indonesia, hingga akhirnya berkumpul di titik akhir kantor legislatif.

‎​Penyerahan Sebelas Tuntutan

‎​Setibanya di lokasi, massa aksi langsung bergabung dengan kelompok mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (BEM USU). Dalam orasinya, AMARA SUMUT secara resmi menyerahkan 11 poin tuntutan sanksi dan evaluasi kebijakan kepada pihak DPRD.

‎​Selain membawa spanduk aspirasi, demonstran juga mengusung sebuah keranda mayat sebagai simbol matinya keadilan sosial bagi publik. Kehadiran keranda tersebut menjadi pesan kritik tajam bahwa saat ini sedang terjadi kegentingan dalam penegakan hukum di Indonesia.

‎​Pernyataan Sikap Pimpinan Aksi

‎​“Aksi ini lahir dari keresahan yang nyata di tengah masyarakat. Kami datang bukan untuk mencari keributan, melainkan untuk menyampaikan suara rakyat secara terbuka dan bermartabat. Sebelas tuntutan yang kami bawa adalah hasil dari konsolidasi dan kegelisahan bersama yang harus dijawab dengan langkah konkret,” ujar Pimpinan Aksi, Nurmahmudi Junid.

‎​Selanjutnya, penegasan mengenai rute panjang aksi disampaikan untuk menunjukkan bahwa perjuangan hak masyarakat membutuhkan keteguhan yang luar biasa. Pihak demonstran menuntut agar seluruh anggota legislatif tidak main-main dalam merespons keresahan yang dibawa oleh rakyat.

‎​“Rute yang kami tempuh hari ini adalah gambaran bahwa perjuangan rakyat membutuhkan keteguhan dan kesabaran. Keranda yang kami bawa adalah simbol bahwa ada kegelisahan mendalam atas kondisi keadilan hari ini. Kami ingin DPRD Sumut serius merespons aspirasi yang kami sampaikan,” kata Koordinator Lapangan, Rudi Sakban.

‎​Komitmen Pengawalan Gerakan

‎​“Kami berharap DPRD Sumut tidak hanya menerima dokumen tuntutan sebagai formalitas, tetapi benar-benar menindaklanjutinya dengan kerja nyata. AMARA SUMUT bersama elemen mahasiswa dan masyarakat akan terus mengawasi proses ini. Bila tidak ada langkah serius, maka kami siap kembali turun ke jalan dengan kekuatan yang lebih besar,” ujar Ketua AMARA SUMUT, M. Farhan Muhaimin, S.Sos.

‎​Aspirasi dari ribuan massa ini akhirnya diterima langsung oleh Ketua DPRD Sumatera Utara, Erni Sitorus, S.H., M.Kn. Di hadapan para pengunjuk rasa, perwakilan rakyat tersebut langsung menandatangani berkas tuntutan sebagai bukti komitmen awal.

‎​Meskipun dokumen tuntutan telah ditandatangani, AMARA SUMUT menegaskan bahwa momentum ini bukanlah akhir dari perjuangan mereka. Pengawalan ketat akan terus dilakukan secara konsisten hingga lahir kebijakan nyata yang berpihak pada kepentingan masyarakat.(*)

banner 728x90

Related posts

Promo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *